Senin, 10 Oktober 2011 1 komentar

Kontrakan Birahi 3B | Kehangatan Suami Tetangga


Panas sekali kepala penis mas Manto ketika kurasakan pada bibir vaginaku. Begitu kepala penis itu sudah berhasil masuk seluruhnya, rasanya begitu nikmat, berdenyut hebat seiring detak jantungnya.


Didorongkannya batang hitam berbonggol itu maju, masuk lebih jauh kedalam lubang tubuhku. Beruntung karena cairan kenikmatanku yang sudah banyak keluar, batang penis mas Manto dapat dengan mudah masuk ditelan vaginaku.

Selagi kepala penis mas Manto menggaruk dinding vaginaku, tonjolan urat yang mengitari batang hitam penis mas Manto, juga mulai menggelitik bibir vaginaku. Nikmat sekali. Dan hanya dalam waktu singkat, separuh dari total panjang penis mas Manto, sudah berhasil masuk, memenuhi vagina sempitku.

Sejenak, mas Manto mendiamkan batang gemuknya, mencoba merasakan kenikmatan denyutan dinding vaginaku mengempot batang penisnya.

“Empotan memek kamu memang nggak ada duanya dek…”ujar mas Manto, memecah keheningan diantara kami.
”Hmmm…sshhhh…terus mas…Oooouuugggghhh”
“Enak dek?”
“Hoo...oouugghhhhhh” ucapku sambil menganggukkan kepalaku.

Tangan mas segera memegang sisi pinggangku. Dan dengan sekali hentakan keras, ia menghujamkan penisnya yang berukuran ekstra itu dalam-dalam.
Minggu, 09 Oktober 2011 5 komentar

Kenikmatan Semu-t


“PING...”

“PING..”
“PING..”
Suara dentingan handphoneku membangunkan tidur lelapku dipagi hari. Masih jam 05 dini hari.

“PING...”
“Miaaaa...”
“PING..”
“PING..”

Segera saja kuraih gadget berisik yang ada di samping tempat tidurku, dan mulai kuketikkan sebuah balasa.
“Ya?” balasku “ada apa ya?”

“Mi... gw tanya donk” tanya temanku di ujung pesan.
“Kenapa ya...?”
“Lo pernah....”
“Kenapa ya..”
“Lo pernah .....ABORSI nggak?” tanyanya panik.

Sejenak aku diamkan pesan itu. Mencoba mencerna pertanyaan yang jarang ditanyakan seorang teman ‘normal’ di pagi hari. Segera saja aku merasa kalo temanku ini sedang berada dalam masalah serius.

“Kok tanya gitu? Emang kenapa?” balasku beberapa saat kemudian.
“Gw telat nih.. “
“Trusss...?” tanyaku sok bego..
“Iya.. gw hamil...”

Benar bukan? Dia sedang dalam masalah yang aku pikir SANGAT serius.
“Lalu...?” tanyaku lagi.
“Ya lo khan yang paling banyak pengalaman tentang hal beginian, so gw minta saran lo..”
Selasa, 04 Oktober 2011 4 komentar

Semurah itukah Cinta?


Beberapa waktu lalu, mia sempet menulis ini di grup facebook.

Atau jika kalian belum sempet membaca, kali ini mia share disini..

Saat ini jaman serba susah, akibatnya terjadi PHK di berbagai perusahaan. Salah satu yang terkena PHK adalah Paijo. Bulan ini ia tidak bisa lagi mengirim uang untuk istrinya di kampung halaman. Ia hanya bisa mengirim surat.

Isinya demikian:

Istriku Tercinta,
Maafkan kanda sayang, bulan ini Kanda tidak bisa mengirim uang untuk kebutuhan keluarga di rumah. Kanda hanya bisa mengirimkan 1000 ciuman untukmu.

Paling sayang,
Kanda Paijo

Seminggu kemudian Paijo mendapat surat balasan dari istri tercintanya:
0 komentar

Ketika kata-kata menjadi cerita


* Hai Mia, apa kabar? Lama tak kelihatan, sibuk apa sekarang?
- Kabar aku baek. Iya nih, sekarang udah sibuk ngurus suami..

* Oh iya, kamu udah nikah ya sekarang, pantes makin montok aja, berarti pisangnya cocok tuh.
- Hahaha. Bisa aja kamu..

* So, setelah sekarang bersuami, gimana rasanya? Enak nggak?
- Enak nggak enak sih. Enak udah punya pendamping hidup, gak enak karena susah jadi cewek genit seperti dulu lagi. “Ga boleh macem2” gitu kalo kata suami aku.

* Ow, berarti sudah ga bisa nakal ya?
- Eh, jangan salah, susah jadi cewek genit bukan berarti ga bisa nakal loh..

* Hahaha, emang masih nakal ya?
- Harus tuh.

* Kapan terakhir kamu berlaku nakal?
- Barusan saja, sebelum bertemu kamu...
3 komentar

Ketenaran yang memuakkan

“kenyaangg...” teriak salah seorang teman kuliahku ketika selesai menyantap menu makan siangnya. Mengusap-usap perut tambunnya yang gembul sambil “GROOOAAAAKKKK...” bersendawa dengan suara yang cukup lantang.

“idih.. dasar cowo ga sopan. Abis makan selalu aja bersendawa kayak babi..” celetuk cewek berambut ikal sepundak, yang duduk tak jauh dari tempat si cowok gembul itu berada.
“iyaa.. jadi cowo tuh harus jaga sikap. Ga heran kalo lo sampe sekarang belum punya cewe..” sahut cewek lainnya.

“biariirinnn... toh gw udah disiapin kerjaan ama kantor ama bokap gw, yang penting sekarang lulus dulu. Urusan cewe mah gampang, begitu gw kaya, pasti banyak yang bakal ngejar-ngejar gw...” bela si cowo gembul sambil menepuk dada.

“amit-amit dah, gw kalo sampe mau ama cowo jorok kayak lo. Palingan yang mo sama lo cuman cewek-cewek matre doang.. hahaha... “ canda si cewe rambut ikal.
“emangnya kenapa juga kalo gw dapet cewe matre? Toh gw orang kaya khan? Jadi pastinya, bukan urusan sulit lah buat ngedapetin tuh cewe-cewe...” sombongnya lagi “ atau mungkin kalo kalian mau, kalian bisa kerja di tempat gw lah, gw bakal jadiin sekretaris pribadi... “
“trus ngelayanin bos mesum kayak lo? Gitu?” debat si ikal.
“iyalah...  khan gw yang bakal bayar lo-lo pada..” bela si gembul lagi..
“gw bakal minta bayaran mahal...mobil jazz putih... appartment....”
“apapun yang lo minta, gw kasih...asal.......”
“asal apa?”
“....asal bisa selalu nemenin gw BBS...hahahaha...”
“ogg....gaaahh...” tolak kedua cewe itu hampir bebarengan.
Minggu, 02 Oktober 2011 1 komentar

Seks In The Morning (SITM)

“aduh sayang.. mia udah telat nih...” ucapku ketus sambil mengangangkat kedua lengan mulusku keatas kepala, menggelung rambut panjangku yang mulai merepotkan. mungkin karena iseng, aku sengaja pengen memamerkan kemulusan ketiak dan montoknya payudaraku ke suamiku pagi ini.

dan benar saja, keisenganku langsung ia respon.
“Unit Reaksi Cepat..” pikirku dalam hati.

“mi.. bikin anak yuk...” ajak suamiku sambil tersenyum-senyum kearahku.
“idih....” jawabku malas sambil mengernyitkan hidungku.
”ayolah...bentaran aja... palingan ga ada 15 menit..” pinta suamiku sambil kedua tangan nakalnya mulai menggerayangi payudaraku yang menggelantung bebas.
“khan semalam udah mia kasih...”
“kurang...” jawabnya singkat sambil terus tersenyum lebar.
“haaah...? kurang...? khan semalam pejuh kamu keluarnya udah banyak banget gitu say...”
“abisan kamu seksi sih mi...”
1 komentar

Seks dan Hujan

Hujan, suasana ketika jutaan titik air tercurah membasahi bumi. Membawa kesejukan dan kedamaian bahkan terkadang membawa keromantisan bagi meraka yang sudah memilliki pacar, kekasih ataupun suami/istri.

Hujan juga mampu meredakan emosi dan ketegangan syaraf otak. Suara tetesan airnya pun seolah menghipnotis dan membuat rileks, nyaman dan tenang.

Suasana ketika hujan, bagiku pribadi, mampu membangkitkan rasa kangen,  imajinasi, sampai nafsu dalam pikiran. Karena entah kenapa, setiap hujan selalu memiliki kesan yang berbeda-beda.

Ketika aku seorang diri, guyuran hujan terkadang membawaku mengenang masa lalu. kenangan ketika aku masih muda, aku yang masih penasaran akan segala sesuatu, aku yang masih pengen tahu akan semuanya, dan aku bego yang masih sering dibohongin cowo atau om-om genit.

 
;